hahihuheho


Teruntuk bulan kesayangan bernama Ramadhan,

Hai! Semoga kamu tidak pernah jemu akan tiap-tiap sapaan dan salam perpisahan.

Dimana selalu ada do’a agar aku bisa kembali menjumpaimu di tahun depan.

Maafkan aku bila selama engkau datang, aku masih saja disibukkan oleh segala macam kegiatan yang acapkali kujadikan alasan.

Esok, in shaa Allah akan datang hari Kemenangan.

Hari dimana semua umat merayakannya dengan saling bermaaf-maafan disertai tangis kebahagiaan.

Bukan untuk merayakan perpisahan denganmu, Ramadhan, karena sungguh, terlepas dari kesempatan bersama denganmu adalah suatu kesedihan.

Salam rindu yang tak akan pernah pudar, untukmu wahai Bulan suci penuh rahmat, ampunan dan kesukacitaan.

 

Kesukaan

Posted on: July 6, 2014


Bila jalan-jalan adalah perasaan, maka kupastikan aku tidak akan pernah bosan. Entah itu menyimpan, menyatakan atau membuktikan, karena ia selalu ada tanpa paksaan. Untuk menolaknya pun rasanya enggan, bahkan aku kesulitan. Begitulah, karena setiap jalan-jalan memiliki pesan, dimana setiap episode yang kulalui pun tidak ada yang tidak berkesan.

Lalu, kamu. Kuberitahu bahwa selalu ada kamu di setiap jalan-jalanku. Namun tak lantas kujadikan kamu sebagai pemeran utama saat itu, karena bagiku yang terpenting saat itu adalah bagaimana aku menikmati Maha Karya-Mu. Mensyukuri betapa aku begitu beruntung bisa merasakan dua rasa dalam satu waktu. Ya, jatuh hati dan jatuh cinta. Seru!

Jalan-jalan. Kecanduan aku dibuatnya. Bagaimana jika, kita sedari awal merencanakannya bersama? sehingga jalan-jalanku tidak berjalan begitu saja tanpa asa. Beritahu aku bila kamu rasa ideku tadi cukup brilliant untuk dicoba. Kapanpun aku siap menjelajahi setiap jengkal indahya Bumi Pertiwi, INDONESIA.


Kerinduan saya akan jelajah alam akhirnya terobati. Postingan teman sekolah dasar saya dari akun Path-nya langsung saya komentari dengan sigap.

Dataran Tinggi Dieng, atau familiar dengan nama Dieng Plateu dan adapula yang menyebutnya Di Hyang yang memiliki makna tempat para dewa adalah destinasi karya Ilahi yang kami kunjungi di bulan Mei.

Bersama kurang lebih 20 orang perjalanan Jakarta – Dieng menggunakan 3 mobil pribadi sang mpunya koordinator acara yakni Putra. Untuk trip ini, cukup mengocek Rp 535.000 saja, all in transport, homestay + makan, tiket kawasan wisata. Bisa langsung kontak Putra ya jika kalian berminat. He’s so damn good in handling kinda trip!

IMG-20140515-WA0006

Butuh waktu kurang lebih 12 jam hingga akhirnya kami sampai di homestay kawasan Di Hyang. Sebelum menuju ‘puncak’, kami mengunjungi beberapa kawasan wisata yang ada disana.

Dieng Plateu Theatre ! Yay, disini diputarkan sejarah mengenai Di Hyang secara lengkap. Rasanya seperti di bioskop tapi tanpa pendingin ruangan (cuaca dingin disini nampaknya membbuat orang berpikir-pikir untuk memasangnya). Cukup menarik, hanya perlu sentuhan atau pembaharuan yang sedikit untuk film pendeknya agar lebih menarik lagi untuk disimak.

IMG-20140621-WA0014

Kedua adalah Telaga Warna. Disambut gerimis tipis dan hawa dingin khas Di Hyang, kami menelusuri telaga ini. Konon, warna telaga ini bisa berubah-ubah, hijau adalah warna yang ia tampakkan ketika kami datang. Pepohonan rimbun,beberapa goa peninggalan kerajaan pada masa lampau terdapat di kawasan telaga ini.

DSC_2499-1

 

Selanjutnya, kami bergerak menuju Kawah Sikidang, mirip nama seekor hewan ya? yap, Kijang. Kawah ini dinamakan demikian karena letak semburan kawahnya berpindah-pindah(lompat-lompat) seperti Kijang. Tips bagi yang tida kuat dengan bau belerang, saya sarankan untuk tidak berlama-lama disini, karena selain itu juga dikhawatirkan bisa membahayakan pernapasan kita. Sayangnya saya tidak sempat mengabadikan momen disini. Kurang lebih sama seperti Tangkuban Perahu – Bandung namun lebih landai.

Kawasan Candi Arjuna pun kami datangi. Suasananya lapang danbersih. Tak banyak memangcandi yang ada disana, bahkan beberapa ada yang masih dalam perbaikan karena sempat rusak akibat gempa.

Lalu ada Gardu Pandang Tieng, sembari menyantap Mie Ongklok, rasanya sangat nikmat menghangatkan badan sembari memandang Di Hyang.

IMG-20140517-WA0003

Well, akhirnya kita akan sampai menuju ‘puncak’! Yap, Puncak Prau adalah the best moment saya pribadi karena memang ini alasan utama saya ikut serta dalam trip ini. Menginjak pukul 02.30 dini hari kami bergegas trekking menuju puncak, alhamdulillah hujan masih setia pada langit untuk tidak membasahi bumi. Hingga pada pukul 05.30 pagi kami tiba di puncak.

IMG-20140517-WA0001

20140516_061452

20140516_060658

IMG-20140517-WA0008

IMG-20140517-WA0002

IMG-20140517-WA0000

Subhanallah! Ketika di puncak, kami bisa melihat hamparan luas garis Pantai Utara. Tentunyaaaa, gunung-gunung lain pun bisa terlihat dari sini. Merapi, Slamet, Sumbing, Sindoro, Lawu, Ungaran. Subhanallah🙂

Kau mainkan untukku, sebuah lagu tentang Negeri Di Awan. Dimana kedamaian menjadi istananya, dan kini telah Kau bawa aku menuju kesana” – Katon Bagaskara

RUN!

Posted on: June 30, 2014


Tahun 2014 menjadi tahunnya olahraga lari digandrungi oleh semua lapisan masyarakat. Berbagai event running pun muncul, mulai dari morning run, fun run hingga night run dengan kategori jarak 5km, 10km,half marathon (21km) hingga full marathon (42km). Woohoo! Nah, berikut adalah rangkaian event running yang pernah saya ikuti;

IMG-20131006-WA0005

MANDIRI RUN 5K

jakmar

The Jakarta Marathon – 5K

IMG-20140126-WA0013

COLOR RUN 5K

SC20140621-140750

SAMSUNG SAFE RUN 10K

Sampai jumpa di garis finish event running selanjutnya ya. Salam olahraga!


Hai, Sobat Kolik!

Finally,saya kesampaian juga singgah ke cafe ini setelah sejak dari jaman SMP saaat foto BTS di kawasan Kota Tua,haha!

Bersama Sheren dan Dian, yang notabene adalah sahabat SMP saya , kami bertiga menghabiskan sore di awal bulan Juni disini.

IMG-20140601-WA0001

Suasana. Ya, itu yang membuat saya sangat kerasan disini, di lantai 1 suasananya lebih seperti bar klasik sementara di lantai dua sangat homy. Banyak foto-foto atau lukisan yang dibingkai dan tertata rapi menghiasai tiap jengkal dinding cafe ini. Soal menu? oh tentu saja saya kategorikan enak.

IMG-20140601-WA0003

Untuk makan berat, kami memesan mix dimsum dan mie goreng Betawi. Bukan tergolong berat ya sepertinya😛. Nah yang satu ini, menu dessert yang tidak kami sangka-sangka bentukannya,namanya Batavia Orgy. Ini dia !

IMG-20140601-WA0000

 

Yap ada sebatang kembang api mini! Soal rasa, asli ini enak dan melted di mulut sampai perut hihi. Paduan es krim, irisan ragam buah dan cream yang ah rasanya ,heaven!. Oh ya, untuk kisaran harga makanan dan minuman dari Rp 25ribu- Rp 200ribuan.

Selamat mencoba!


Maraknya pemberitaan para tunawisma dan sejenisnya yang nyatanya berkehidupan cukup bahkan lebih, sangat cukup membuat jemari saya ingin menari, mengekspresikan pemikiran yang ada di kepala saya serta kata yang bergumam di hati.

Pada intinya, sungguh yang dilakukan oleh mereka-yang-berpura-miskin-dan-hidup-dari-sekedar-mengemis adalah hal yang miris. Entahlah, mungkin pada awalnya mereka memang benar miskin lalu kemudian setelah mengemis kehidupan mereka berubah drastis. Tak perlu bersekolah tinggi atau bekerja, uang mereka dapat hanya dengan cara meminta. Atau, memang karena mereka tidak memiliki daya untuk bekerja? Wah…speechless.

Bagi saya, tentu sangat jauh berbeda antara para pengemis yang hanya duduk diam (kecuali ia cacat,pun ada cacat yang dibuat-buat ya,huh…) dengan mereka yang juga meminta namun melakukan sebuah aksi, entah apalah yang pada intinya mereka tidak hanya duduk di tempat, lebih tergerak bagi saya untuk mengapresiasi mereka.

Nah,disisi lain, memberi uang kepada mereka yang meminta secara memaksa adalah lebih karena alasan keamanan bagi diri sendiri. Bagi Anda yang setiap harinya berkendaraan umum tentu tidak asing dengan perangai mereka. Bagaimana lagi?

 

Pada akhirnya,kembali hati nurani yang berbicara,juga pemikiran yang bijaksana. Toh, sebuah koin bernilai 500/1000 rupiah bahkan lebih diatas nominal itu tidak akan membuat kita  langsung jatuh miskin. Justru sedekah adalah jalan untuk menambah berkah bagi kehidupan kita, insya Allah. Tinggal bagaimana kita memilih untuk bersikap. Urusan mereka ternyata hidup lebih berkecukupan bahkan jauh lebih berkecukupan, biarkan.

Allah Maha Mengetahui dan Maha Adil serta Bijaksana. Maka, niatkanlah karena Dia🙂

 


Aku mengetahuimu  dari sebuah ketidaksengajaan kemudian mulai mengenalmu pelan-pelan.

Ya,kamu, salah satu bagian dari rencana ajaib kepunyaan Tuhan.

Sedari awal aku akui bahwa kamu dan kelebihanmu itu membuatku telak menaruh perhatian.

dan hingga kini rasa itu masih bertahan.

Tolong jangan paksa aku untuk menghentikan ini,jangan.

Sebab bisa seperti sekarangpun sudah lebih dari cukup, ya berteman.

Dunia maya seringkali menjadi jembatan kita dalam berhubungan.

Pertemuan? ah kesempatan yang rasanya selalu berkesan.

Aku tidak lagi ingin memaksakan skenario milik Tuhan.

Biar saja kita tetap seperti apa yang Dia takdirkan.

tapi yang pasti, mengenalmu adalah sebuah keberuntungan,

memilikimu adalah sebuah keinginan.

dan bila Tuhan berkenan, suatu hari nanti kita bertemu di kursi pelaminan.

 

 

Untuk kamu, malaikat bersuara merdu titipan Tuhan.

 

Categories

By: TwitterButtons.com

VOTE MY BLOG

my dream destination

Hello Tweeps !

Blog Stats

  • 31,819 hits